• Bahasa Indonesia
  • English
  • Prisman Nazara

    Arus Bawah

    2023
    Resin and Wire
    40 x 34 x 27 cm

    Kawasan Tamantirto merupakan salah satu tempat yang memiliki sumber mata air, yang menjadi asal usul penamaan kelurahan ini. Di sini, ada jejak peninggalan masa lampau dalam bentuk rupa bangunan yang konon dahulu digunakan untuk aktivitas pengairan yang memiliki hubungan historis dengan Kraton Ngayogyakarta. Situs ini terletak tidak jauh dari sungai dan, jika ditelusuri terus ke selatan, akan didapati "tempuran", sebutan tempat bertemunya dua aliran sungai menjadi satu sungai utama.

    Dari latar belakang geograļ¬s dan menanggapi tema Sandyasana yang diusung oleh Artspace WAE, saya membuat satu replika bangunan bersejarah yang ada disana dengan kondisi hanya menyisakan beberapa bidang tembok dan sudah tidak lagi utuh, namun keberadaannya masih menjadi jalur tempat mengalirnya air menuju tepian sungai. Lingkungan sekitar tempat ini pun telah menjadi rumah bagi para pelaku seni dalam proses berkeseniannya, mulai dari tempat bertemu, berkumpul, berinteraksi, berdiskusi dan berkreasi. Pola yang tercipta secara organik telah menjadikan tempat ini sebagai "tempuran" tersendiri bagi sebagian kalangan seniman.

    Pameran ini didukung oleh Biennale Jogja melalui program Tangga Teparo
    Hak cipta dilindungi undang-undang. Tidak ada bagian dari publikasi ini yang boleh direproduksi tanpa izin sebelumnya dari artis pencipta karya dan Artspace Wae selaku penyelenggara acara.